Senin, 09 September 2013

10 Negara Yang Menjadi Musuh Hacker

Hai sobat moonshadow kali ini saya mau share negara mana saja yang menjadi musuh haxor
Cekidot :

1.Burma
Merupakan negara dengan sensor yang ketat
bagi media cetak dan televisi, kini juga mulai
membatasi aktifitas blog dan internet. Tekanan
bagi pengguna internet Adult 18+ sangat kecil –
hanya sekitar satu persen menurut OpenNet
Intiative– sehingga banyak warga mengakses
internet melalui kafe. Namun, pemerintah
membuat aturan ketat bagi kafe dengan akses
internet, bahkan memonitor pengguanaan e-mail
dan metode komunikasi lain dan menutup akses
dari situs kelompok lawan politik. Setidaknya ada
dua blogger yang masuk penjara, yakni Maung
Thura, yang populer dengan sebutan Zarnagar,
karena setelah melansir video menganai Cyclone
Nargis 2008.

2. Iran
Otoritas negara ini tak segan-segan menahan
para blogger yang mengkritik mengenai agama,
figur politisi, revolusi Islam dan berbagai
simbolnya. Pemerintah meminta seluruh blogger
mendaftarkan situsnya ke Kementrian Seni dan
Budaya. Pemerintah mengklaim telah menutup
jutaan situs. Baru-baru ini kantor kejaksaan yang
khusus menangani kasus internet dan bertugas
dalam intelijen dibentuk. Blogger Omidreza
Mirsayafi dijebloskan penjara karena dianggap
menghina pemimpin spiritual negara, yang
tewas di Penjara Evin pada Maret.

3. Syria
Pemerintah menggunakan filter untuk
menutup situs yang sensitif secara politik. Para
blogger bisa ditahan jika terbukti mengisi situs
yang bikin alergi pemerintah. Pada tahun 2008,
menteri komunikasi memerintahkan pemilik kafe
internet untuk mencatat setiap pelanggan dan
berapa kali menggunakannya dan mengirimkan
dokumentasi ini secara berkala. Whaed al-Mhana,
pengacara untuk situs arkeologi yang dianggap
membahayakan, diperiksa dipengadilan karena
kritikannya mengenai peledakan pasar di kota
tua Damaskus.

4. Kuba
Hanya pejabat pemerintah dan orang-orang
yang mempunyai hubungan dengan Partai
Komunis yang bisa mengakses internet. Pada
umumnya masyarakat menggunakan internet
malalui hotel atau kafe internet yang dikontrol
ketat pemerintah, yang artinya harus membayar
mahal dengan voucher. Pemerintah pernah
memenjarakan 21 penulis dalam situs online
dalam satu dekade ini.

5. Saudi Arabia
Sekitar 400 ribu situs di tutup di negara
kerajaan ini, termasuk yang berhubungan
dengan politik, sosial atau isu-isu agama.
Pemerintah akan dengan cepat menutup apapun
yang kontra dengan negara atau sistemnya.
Blogger Ahmed al-Farhan dipenjara tanpa diadili
untuk beberapa bulan pada tahun 2007 dan
2008 karena menyuarakan perubahan dan
pembebasan kepada tahanan politik.

6. Vietnam
Para blogger nekat mencoba mengisi berita-
berita independen yang telah ditinggalkan oleh
media tradisional yang dikontrol pemerintah.
Pemerintah menanggapinya dengan membuat
aturan. Akhir september lalu, blogger terkenal
Nguyen Van Hai, yang dikenal Dieu Cay, dijatuhi
hukuman 30 bulan penjara atas tuduhan
menghindari pajak. Dalam penyelidikan CPJ
menunjukkan hukuman itu sebagai balasan dari
blog Nguyen. Pada oktober 2008, menteri
informasi dan Komunikasi membuat agen baru
untuk memonitor internet.

7. Tunisia
Seluruh lalu lintas internet harus melewati
jaringan sentral, yang membuat pemerintah bisa
menyaring ini dan memonitor e-mail. Penulis
online Slim Boukhdhir dan Mohammed Abbou
harus mendekam di penjara karena tulisannya.

8. Cina
Hampir 300 juta orang menggunakan internet
–melebihi negara manapun di dunia. Namun
pemerintahnya masih sempat melakukan
program sensor bagi pengguna online. Kontrol
yang ketat dilakukan dan jangan harap ada e-
mail yang bebas dari monitor pemerintah.
Setidaknya ada 24 penulis di dunia maya telah
masuk penjara. Pada tahun 2008, Kantor Badan
Pembersihan Pornogarfi dan Memerangi Publikasi
Ilegal mengumumkan telah menghapus lebih
dari dua juta situs yang haram di negeri Tirai
Bambu ini.

9. Turkmenistan
Presiden Gurbanguly Berdymukhammedov
membuka isolasi negaranya dari dunia dengan
menyediakan akses internet. Namun, pertama
kali ada kafe internet tahun 2007, tentara
menjaganya setengah mati. Meski jaringan
telekomunikasi Rusia MTS, masuk pasar
Turkmenistan dan mulai menawarkan akses
internet melalui telepon genggam pada Juni
2008, tetap saja pengawasan pemerintah ketat
dalam usahanya menghindari adanya situs yang
mengkritik pemerintahan.

10. Mesir
Semua lalulintas komunikasi melalui internet
harus melewati layanan milik pemerintah Yakni
Egypt Telecom. Setidaknya tercatat 100 blogger
ditangkap pada tahun 2008. Blogger Abdel
Karim Suleiman, yang terkenal dengan Karim
Amer, harus mendekam empat tahun di penjara
karena dianggap menghina Islam dan Presiden
Mesir Hosni Mubarak.

0 komentar:

Posting Komentar